Selasa, 05 Januari 2021

Bauran Pemasaran Promosi (Promotion)

Nama : Rina Eli Novitasari
Nim : 180321100092
Kelas : Manajemen Pemasaran B

Konsep Inti

  Konsep promosi adalah sebuah gagasan atau ide sebagai bentuk usaha untuk menawarkan produk atau jasa yang betujuan untuk menarik konsumen agar mau membeli atau mengonsumsi barang atau jasa yang ditawarkan. Konsep promosi dapat diartikan juga sebuah strategi promosi.

Bentuk-bentuk Promosi

1. Pameran dagang, merupakan sebuah pameran yang diadakan sehingga perusahaan dari industri tertentu dapat memamerkan dan mendemonstrasikan produk dan layanan terbaru mereka, mempelajari aktivitas pesaing dan mengikuti tren dan kesempatan baru.
2. In house promotion, merupakan Kegiatan promosi yang dilakukan secara internal dalam suatu perusahaan.
3. Periklanan, merupakan bentuk komunikasi non individu dengan sejumlah biaya menggunakan media tertentu yang dilaksanakan oleh perusahaan, organisasi non laba ataupun individu. Tujuan utama periklanan adalah meningkatkan permintaan atas produk yang ditawarkan. 
4. Public relation, merupakan sejumlah informasi tentang seseorang, barang, atau organisasi yang disebarluaskan ke masyarakat melalui media tanpa dipungut biaya, ataupun tanpa pengawasan dari sponsor.
5. Familiarisation, merupakan kegiatan promosi untuk mengenalkan keunggulan yang dimiliki oleh produk.
6. Signage, merupakan salah satu sarana iklan yang lama dan secara efektif untuk menyampaikan informasi kepada penonton. 
7. Tampilan (display), merupakan penataan produk barang yang diterapkan perusahaan tertentu dengan tujuan menarik minat konsumen. Display yang menarik juga bertujuan untuk menarik minat konsumen agar membeli produk.

Pemilihan Media Iklan

  Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih media iklan, antara lain:
1. Budget, iklan akan membutuhkan budget tertentu untuk mengiklankan produk kepada konsumen.
2. Segmen pasar, kita tidak bisa melakukan sebuah iklan produk tertentu tanpa mengetahui target atau segmen pasarnya.
3. Materi iklan, dalam hal ini berhubungan dengan media apa yang akan digunakan. Jika materi iklan hanya sebatas text atau tulisan, maka bisa dengan media cetak baik offline maupun online.
4. Media online atau offline atau keduanya, media online atau offline bisa jadi sangat efektif tergantung dari pasar yang ingin diraih.
5. Jasa advertisement, dalam memilih jenis media yang tepat dan efektif, ada baiknya bekerjasama dengan pihak perusahaan advertisement atau iklan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Bentuk Promosi

  Menurut swastha & irawan (2008 : 355), adapun beberapa faktor yang mempengaruhi bauran promosi diantarannya yaitu:
1. Jumlah Dana Yang Digunakan Untuk Promosi
2. Sifat pasar
a. Luas pasar secara geografis 
b. Konsentrasi pasar
c. Macam pembeli strategi promosi
3. Jenis produk
4. Tahap-tahap dalam siklus kehidupan barang dalam siklus kehidupan barang
a. Tahap perkenalan perusahaan
b. Tahap pertumbuhan, kedewasaan, dan kejenuhan,  perusahaan
c. Tahap kemunduran atau penurunan, perusahaan

Strategi Promosi Dengan Melihat Siklus Hidup Produk
1. Tahap perkenalan

a. Strategi peluncuran cepat (rapid skimming)

b. Strategi peluncuran lambat (slow skimming)

c. Strategi penetrasi cepat (rapid-penetration)

d. Strategi penetrasi lambat (slow-penetration)

2. Tahap pertumbuhan

a. Meningkatkan kualitas produk, menambah ciri-ciri atau fitur-fitur produk, serta memperbaiki modelnya.

b. Menambah model baru dan produk penyerta (misal: produk dengan ukuran berbeda, rasa, dan sebagainya untuk melindungi produk utama).

c. Memasuki segmen pasar baru.

d. Meningkatkan cakupan dan memasuki saluran distribusi baru.

e. Beralih dari iklan yang membuat orang menyadari produk (product-awareness advertising) ke iklan yang membuat orang memilih produk tertentu (product-preference advertising).

f. Menurunkan harga untuk menarik lapisan berikutnya yang sensitif terhadap harga.

3. Tahap kedewasaan
a. Fase kedewasaan bertumbuh (growth maturity)

b. Fase kedewasaaan stabil (stable maturity)

c. Fase kedewasaan menurun (decaying maturity)

4. Tahap penurunan
a. Meningkatkan investasi perusahaan untuk mendominasi atau memperkuat posisi pasar.

b. Mempertahankan level investasi sampai ketidakpastian industri itu terselesaikan.

c. Mengurangi investasi secara selektif dengan melepas pelanggan yang tidak menguntungkan.

d. Menuai investasi untuk memulihkan kas secepatnya.

e. Melepas usaha secepat mungkin dengan menjual asetnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bisnis Kerajinan Tangan

Kerajinan tangan merupakan suatu kerajinan yang dibuat secara sederhana dimana dalam hal ini tidak banyak menggunakan mesin dan memiliki n...