Kamis, 10 Desember 2020

Penentuan STP Pasar

Nama : Rina Eli Novitasari 

NIM   : 180321100092 

Kelas : Manajemen Pemasaran B  

Konsep Inti STP 

        STP merupakan suatu konsep dari pemasaran yang merupakan penyatuan dari tiga konsep, diantaranya yaitu Segmentasi, Targeting, serta Positioning yang masih dipakai hingga saat ini. Pada dasarnya STP adalah salah satu model dari pemasaran yang dalam penerapannya melibatkan tiga tahapan yaitu mulai dari melakukan segmentasi pasar, menargetkan segmen yang diyakini paling menguntungkan dan juga memposisikan produk yang ingin dijual dengan cara yang paling bernilai. Fokus pertama dalam model pemasaran STP ini ada pada pendekatan audiens bukan produk. Model ini terfokus pada pemilihan segmen yang paling bernilai dari suatu bisnis pada saat merancang strategi pemasaran produk. Hal tersebut agar penyampaian pesan nantinya lebih relevan disetiap segmen audiens tersebut. Konsep STP ini pertama kali dikembangkan yaitu pada tahun 1950-an sampai sekarang ini. Penerapan konsep STP dengan baik dan benar akan akan mampu menghasilkan laba atau profit yang besar bagi suatu perusahaan. Segmentasi dapat dikatakan sebagai inti dari adanya strategi pemasaran. Sehingga jika melakukan kesalahan pada tahapan segmentasi, maka akan berakibat pada tahapan-tahapan selanjutnya yang akan dilaksankan. Selanjutnya yaitu targeting yang mana harus memutuskan untuk memilih kelompok-kelompok yang ada pada suatu produk untuk nantinya dijadikan target market. Seorang marketer dapat menyasar atau mengarahkan strateginya untuk fokus pada segmen di suatu populasi, apabila dapat mengenali segmen dengan spesifik dari suatu populasi yang ada. Terakhir yaitu positioning dimana harus mampu menempatkan produk yang telah dibuat bila disandarkan dengan pesaing-pesaing yang ada.

Ada beberapa kelebihan yang terdapat dalam STP tersebut, diantaranya yaitu :

1. Dapat mengarahkan serta memfokuskan pada strategi pemasaran serta pengembangan produk baru dengan mengalokasikan sumber daya.

2. Mengidentifikasi peluang pertumbuhan pada pasar, hal tersebut dilakukan dengan melihat pelanggan baru serta penggunaan produk.

3. Mencocokkan sumber daya perusahaan yang efektif dan efisien untuk dapat mencapai target segmen pasar yang menjanjikan.

4. Dapat meningkatkan posisi perusahaan menjadi lebih kompetitif.

Konsep Nilai Pelanggan 

        Nilai pelanggan merupakan salah satu konsep dari pemasaran yang dapat meningkatkan kepuasan dari pelanggan. Nilai pelanggan dapat digunakan sebagai suatu pengambilan keputusan serta tindakan yang penting yang mana didalamnya harus dapat menunjukkan prioritas suatu perusahaan yang berkaitan dengan keputusan dari pelanggan. Nilai pelanggan dapat diartikan sebagai perbandingan antara manfaat yang dirasakan oleh pelanggan dengan apa yang pelanggan bayarkan untuk mendapatkan ataupun mengkonsumsi suatu produk tersebut. Dengan adanya nilai pelanggan yang tepat maka akan mampu membuat suatu produk untuk selangkah lebih maju dibanding dengan produk pesaing atau kompetitor. Tolak ukur dari nilai pelanggan dapat dilihat dari lamanya waktu adopsi terhadap harapan serta kebutuhan dari pelanggan dan juga dari banyaknya informasi yang akan diadopsi oleh suatu perusahaan, hal-hal tersebut yang nantinya akan digunakan untuk dapat membangun nilai pelanggan. 

Ada beberapa manfaat nilai pelanggan, diantara yaitu :

1. Dapat menciptakan Kesetiaan serta retensi pada pelanggan.

2. Dapat menumbuhkan pangsa pasar.

3. Dapat membantu ekuitas pelanggan.

4. Dapat membangun hubungan dengan pelanggan dengan benar.

 • Pasar yang meliputi grosir, pengecer, dan eksportir 

        Pasar grosir merupakan suatu tempat kegiatan atau usaha perdagangan yang mampu menjual barang atau produk dalam partai besar serta menjualnya kepada pedagang lain atau dapat pula ke pengecer, sehingga tidak langsung kepada konsumen, misalnya dalam lusinan ataupun kodian. Pasar grosir dapat dimiliki oleh pedagang besar sedangkan pembelinya pedagang eceran lembaga swasta dan lain sebagainya. Kegiatan jual beli grosir biasanya dalam jumlah yang relatif lebih besar serta berhubungan langsung dengan produsen. Dalam pasar grosir barang atau produk akan didapat dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasar pada umumnya. 

Beberapa contoh grosir yang berada di surabaya, yaitu : 

1. ITC Mega Grosir Surabaya, merupakan pusat perbelanjaan grosir semua kebutuhan mulai dari garmen, ponsel, fashion, dan lain sebagainya. 

2. Pasar Turi, merupakan pusat grosir terbesar dan legendaris yang berada di Indonesia bagian Timur. 

3. Pusat Grosir Surabaya, merupakan pusat grosir yang memperdagangkan aneka barang kebutuhan mulai dari elektronik hingga pakaian. 

      Pasar pengecer merupakan seluruh kegiatan penjualan yang didalamnya langsung berhubungan dengan konsumen akhir baik pemakaian non bisnis ataupun pribadi. Pedagang ecer memiliki peran yang baik dalam membantu produsen dalam menjual produknya. Hal ini disebabkan karena pedangan ecer merupakan ujung tombak yang langsung berhadapan dengan para konsumen akhir atau pemakai. Motif dari konsumen akhir untuk membeli produk atau barang pada pedagang ecer yaitu kepuasan pribadi yang berasal dari barang yang dibeli. 

Beberapa contoh pasar ecer, yaitu : 

1. Supermarket, merupakan perusahaan eceran besar yang menjual makanan eceran yang beragam dan lengkap. 

2. Departemen store, merupakan organisasi eceran yang menjual beragam dagangan mulai dari pakaian hingga perabotan. 

        Pasar eksportir merupakan suatu kegiatan oleh orang atau suatu perusahaan yang melakukan penjualan barang ke luar negeri dengan menerapkan atau menggunakan sistem pembayaran, kualitas, dan kuantitas, serta syarat penjualan lainnya yang harus telah disetujui oleh pihak eksportir dengan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Jika dalam kegiatan ekspor dilakukan dalam jumlah yang cukup besar maka akan melibatkan Bea Cukai. Barang atau produk yang diekspor memiliki harus lolos ketentuan yang telah ditetapkan. 

Beberapa contoh perusahaan yang melakukan ekspor, yaitu : 

1. PT Wilman Nabati Indonesia (Grup Wilmar), merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang penghasil minyak sawit mentah (CPO). 

2. PT Adaro Indonesia, merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang batu bara. 3. PT Musim MAS, merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan CPO. 

 • Pelanggan lokal, nasional, dan internasional     

        Pelanggan lokal merupakan kelompok atau orang yang membeli barang ataupun jasa yang dihasilkan dalam ekonomi yang berada di wilayah atau daerah yang sama atau dekat dengan perusahaan yang menghasilkan produk tersebut. Pelanggan lokal pada setiap perusahaan merupakan masyarakat umum yang dapat dengan mudah untuk menerima produk tersebut dari perusahaan. Ada beberapa hal yang diperhatikan pelanggan lokal dalam membeli ataupun mengkonsumsi produk dari perusahaan, diantaranya yaitu kesesuaian dengan kebutuhan, kualitas, serta harga dari produk.  

      Pelanggan nasional merupakan kelompok atau orang yang membeli barang ataupun jasa yang dihasilkan dalam ekonomi yang berada di negara yang sama dengan perusahaan yang menghasilkan produk tersebut. Kepuasan dari pelanggan nasional akan memberikan kemungkinan bahwa pelanggan nasional tersebut akan bertahan dengan produk tersebut dalam waktu yang relatif lama. 

        Pelanggan internasional merupakan kelompok atau orang yang membeli barang ataupun jasa yang dihasilkan dalam ekonomi yang berada di negara yang berbeda dengan perusahaan yang menghasilkan produk tersebut. Dalam hal ini banyak yang perlu diperhatikan karena lingkungan antar negara berbeda. Produk biasanya dilengkapi dengan bahasa tujuan yang mana memuat cara penggunaan dan komposisi. Hal tersebut agar pelanggan mengerti dan merasa nyaman untuk membeli produk tersebut di masa yang mendatang.  

Segmenting 

        Segmentasi merupakan upaya yang dilakukan untuk memetakan pasar (sasaran program) dengan cara memilah-milah konsumen yang sesuai dengan persamaan diantara mereka. Pemilihan juga dapat berdasarkan dari usia, tempat tinggal, penghasilan, gaya hidup, atau bagaimana cara mereka untuk mengkonsumsi suatu produk. Tahapan segmentasi dilakukan dengan membagi pelanggan menjadi sekelompok orang dengan karakteristik serta kebutuhan yang sama. Langkah ini dilakukan agar dapat menyesuaikan pendekatan untyk dapat memenuhi kebutuhan pada masing-masing kelompok dengan cara yang lebih efektif dibandingkan dengan hanya menggunakan satu cara pendekatan untuk semua pelanggan. 

Dalam melakukan segmentasi ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan, diantaranya : 

•Geografi yang nantinya akan mendasarkan pada atribut pribadi audiens seperti halnya pada usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan dan lain sebagainya. 

•Geografis, yang nantinya akan mendasarkan pada segmentasi pelanggan berdasarkan negara, wilayah, dan lingkungan tertentu. 

•Psikografis, yang nantinya akan mendasarkan pada kepribadian , nilai-nilai, serta gaya hidup. 

•Perilaku, yang nantinya akan mendasarkan pada pengelompokkan orang berdasarkan cara dalam penggunaan produk, loyalitas pada produk, serta manfaat dari produk yang mereka cari.

Ada beberapa manfaat dari segmentasi, diantara yaitu :

1.  Untuk mengidentifikasi peluang dari pengembangan produk.

2. Untuk mendesain program pemasaran dengn lebih efektif dalam meraih kelompok pasar yang homogen.

3. Untuk dpat mengembangkan strategi pengalokasian dari sumber-sumber pemasaran dengan lebih baik lagi.

Targeting 

        Selanjutnya pada tahap kedua yaitu ada targeting, dimana dalam tahap ini berisi pemetaan pasar (sasaran program) serta membidik kelpompok sasaran konsumen mana yang akan disasar. Dalam tahap ini harus dapat mengevalusi adanya potensi dan daya tarik dari segi komersial dalam masing-masing segmen yang telah dikelompokkan tadi. Dengan begitu daoat dilihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimiliki dengan target segmen yang dinilai paling potensial dan akan membawa keuntungan bagi produk di suatu perusahaan. 

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengevaluasi serta memilih target, diantaranya : 

• Ukuran, yaitu seberapa besar segmentasi pada pasar tersebut dan potensi yang ada untuk dapat tumbuh dimasa yang akan mendatang. 

• Profitabilitas, yiatu segmentasi mana yang nantinya akan memiliki potensi untuk dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi bagi suatu produk ataupun layanan. 

• Aksesibilitas, yaitu seberapa mudah atau sulit untuk dapat mencapai segmen target pasar tersebut dengan pemasaran yang akan dilakukan. 

• Fokus pada manfaat, yang mana setiap segmen yang ada akan membutuhkan manfaat yang berbeda. 

• Perbedaan, yang mana harus terdapat perbedaan yang terukur antar setiap segmen. 

Positioning 

        Tahapan terakhir yaitu positioning, pada tahap ini berisi penjelasan terkait dengan produk yang akan diberikan kepada customer. Tahapan positioning ini lebih terfokus pada penempatan suatu produk yang apabila disandarkan dengan pesaing atau kompetitor yang ada di pasar. Salah satunya yaitu dapat dengan cara menjelaskan keunggulan yang dimiliki produk kita yang mana tidak dimiliki oleh produk pesaing, hal tersebut akan memberikan nilai tambah pada produk kita dimata konsumen serta dapat menarik minat konsumen. Selain itu dalam positioning juga harus mampu melakukan beberapa hal baik berdasarkan pemakaian produk, kendala produk, serta dampak dari produk tersebut. 

Dalam merumuskan positioning ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya : 

• Tawaran solusi, dapat dilakukan dengan memeriksa kembali kebutuhan serta potensi masalah yang ada dalam masing-masing segmen. Hal tersebut dilakukan agar dapat merancang pesan yang tepat sehingga produk dapat menyelesaikan masalah mereka secara efektif. 

•Identifikasi Unique Selling Proposition, yaitu menemukan jawaban yang tepat mengapa pelanggan harus membeli dan menggunakan produk tersebut. Serta berikan kelebihan yang tidak ditemui pada produk kompetitor yang lain. 

• Kembangkan kampanye pemasaran yang spesifik, yaitu melakukan penawaran yang menarik sehingga pelanggan sulit untuk menolak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bisnis Kerajinan Tangan

Kerajinan tangan merupakan suatu kerajinan yang dibuat secara sederhana dimana dalam hal ini tidak banyak menggunakan mesin dan memiliki n...